Tentang Ayat-Ayat Sajadah (MA3: Pertanyaan)

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum. Mau nanya hal singkat lagi. Hehe..
Tadi pas nonton hafidz Indonesia kalo ga salah katanya ada ayat yang pas dibaca disunahkan bersujud atau mengucap tasbih. Ayat apa sajakah itu?
*tadi ga kedengeran jelas pas dibilangin hehe* makasih 🙂

Jawaban:
APA ITU AYAT SAJADAH ?

Ayat Sajadah adalah ayat-ayat tertentu dalam Al-Qur’an yang bila dibaca disunnahkan bagi yang membaca dan mendengarnya untuk melakukan sujud tilawah.

AYAT-AYAT SAJADAH.

Surah Al-A’Raaf (7) Ayat 206.
Surah Ar-Ra’d (13) Ayat 15.
Surah Al-Nahl (16) Ayat 50.
Surah Al-Isra’ (17) Ayat 109.
Surah Maryam (19) Ayat 58.
Surah Al-Hajj (22) Ayat 18.
Surah Al-Hajj (22) Ayat 77.
Surah Al-Furqaan (25) Ayat 60.
Surah An Naml (27) Ayat 26.
Surah As-Sajdah (32) Ayat 15.
Surah Shaad (38) Ayat 24.
Surah Fushshilat (41) Ayat 38.
Surah An-Najm (53) Ayat 62.
Surah Al-Insyiqaq (84) Ayat 21.
Surah Al-’Alaq (96) Ayat 19.
KEUTAMAAN AYAT SAJADAH DAN SUJUD TILAWAH

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika anak Adam membaca ayat sajadah, lalu dia sujud, maka setan akan menjauhinya sambil menangis. Setan pun akan berkata-kata: “Celaka aku. Anak Adam disuruh sujud, dia pun bersujud, maka baginya surga. Sedangkan aku sendiri diperintahkan untuk sujud, namun aku enggan, sehingga aku pantas mendapatkan neraka.”. (HR. Muslim nomor 81).

HUKUM SUJUD TILAWAH.

Pada hari Jum’at Umar bin Khattab pernah membacakan surat An Nahl hingga sampai pada ayat sajadah, beliau turun untuk sujud dan manusia pun ikut sujud ketika itu. Ketika datang Jum’at berikutnya, Rasulullah saw membaca ayat sajadah lantas berkata, “Wahai sekalian manusia. Kita telah melewati ayat sajadah. Barangsiapa bersujud, maka dia mendapatkan pahala. Barangsiapa yang tidak bersujud, dia tidak berdosa.” Kemudian ‘Umar pun tidak bersujud. (HR. Bukhari nomor 1077).

BACAAN KETIKA SUJUD TILAWAH

Bacaan ketika sujud tilawah sama seperti bacaan sujud ketika shalat. Ada beberapa bacaan yang bisa kita baca ketika sujud di antaranya:

Dari Hudzaifah, beliau menceritakan tata cara shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ketika sujud beliau membaca: “Subhaana robbiyal a’laa”. Artinya: Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi. (HR. Muslim no. 772).
Dari ‘Aisyah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca do’a ketika ruku’ dan sujud: “Subhaanakallahumma robbanaa wa bi hamdika, allahummagh firliy.” Artinya: Maha Suci Engkau Ya Allah, Rabb kami, dengan segala pujian kepada-Mu, ampunilah dosa-dosaku. (HR. Bukhari no. 817 dan Muslim no. 484).
Dari ‘Ali bin Abi Tholib, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika sujud membaca: “Allahumma laka sajadtu, wa bika aamantu wa laka aslamtu, sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam’ahu, wa bashorohu. Tabarakallahu ahsanul kholiqiin.”. Artinya: Ya Allah, kepada-Mu lah aku bersujud, karena-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah diri. Wajahku bersujud kepada Penciptanya, yang Membentuknya, yang Membentuk pendengaran dan penglihatannya. Maha Suci Allah Sebaik-baik Pencipta. (HR. Muslim no. 771).

Sumber:
http://alquranalhadi.com/index.php/kajian/tema/333/ayat-ayat-sajadah
http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/3062-panduan-sujud-tilawah-1-keutamaan-dan-hukum-sujud-tilawah.html
http://maston.abatasa.com/post/detail/7800/-sujud-tilawah–ayat-sajadah

di quran ada tandanya Mi biasanya di akhir ayatnya

Tanda masjid gitu mi, 😀

“Setiap kali bertemu dengan ayat sajadah, Rasul sujud dan kami pun sujud pula sampai-sampai ada yang tidak kebagian tempat untuk sujud” »» tapi lupa sahabat mana yang cerita, hoho.

Yang membaca dan yang mendengar disunahkan sujud

Advertisements

Bagaimana Hukum Dana Talangan Haji? (MA3: Pertanyaan)

Pertanyaan:
Assalamualaikum, anin mau menyampaikan titipan pertanyaan dr teman..

»Mau tanya ttg dana talangan haji hukumnya gmn?jatuhnya sm dg meminjam kan?berarti blm masuk kategori ‘mampu’ berhaji ya?mhn pencerahan dr tmen2 ttg dalilnya..

Jawaban:
Wa’alaikumsalam
Btw, bukannya udah dilarang Depag ya?
Lepas dilarang atau tidak, dana talangan hajji lahir akibat sistem pengelolaan antrian haji yg memang membuka celah utk itu
Bicara hukum, Insya Alloh tak masalah
Karena esensinya ada ekspektasi kemampuan di masa yg akan datang
Sekarang belum punya 25 juta, tp optimis akan mampu tahun depan atau 2 tahun lagi
Dan kemudian Bank menangkap kondisi ini plus kondisi antrian yg 4tahun bahkan ada yg hingga 12 tahun
Diciptakan produk utk kelompok ini
Yang penting masuk antrian dulu
Dan karena by system, pencatatan antrian haji di Siskohat berdasarkan nama maka tdk akan bisa digantikan orang lain.sehingga tdk ada orang yg tdk mampu secara finansial yg akan hajji

Pertanyaan:
(Menanggapi tausyiah Pak Banu sebelumnya)
pak, terjaga sepanjang malam tetap dlm ketaatan itu gmn ya pak? hehe
Untuk yang berhalangan

Jawaban:
Dengan memperbanyak wirid dan dzikir.
Do’a sebanyak-banyaknya
Boleh baca AlQur’an tp yg sudah hafal saja dimuroja’ah
Perbanyak sedekah
Intinya ibadah yg sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya tp selain sholat dan membaca AlQur’an

I’tikaf atau Membantu Orangtua? (MA3: Pertanyaan)

Pertanyaan:
Assalamualaikum Ustadz.. Sy mau nanya.. Mana yg lbh utama antara itikaf di mesjid pd 10 hr terakhir Ramadhan atau bantu org tua di rmh?? Mhn penjelasannya. Syukron

Jawaban
Wa’alaikumsalam
Jangan suka mempertentangkan amal baik. Lakukan optimal utk keduanya
Kalau dimenej dg baik urusan bantu orangtua bisa selesai sblm 20 Ramadhan bahkan orangtua kemudian ikut i’tikaf bersama kita
Tapi kalau udah tanggal 26 Ramadhan ya gimana lagi..
Saran saya segera tuntaskan urusan membantu orangtua lalu ke Masjid
Setelah ke Masjid lalu orangtua memanggil lagi maka bantu ortu lagi setelah selesai langsung ke Masjid lagi
Intinya optimalkan keduanya dan niatkan ibadah utk keduanya
Intinya kita tunjukkan ke Alloh dg segala keterbatasan kita kita tetep ingin optimal melaksanakan sunnah i’tikaf. Kita tunjukkan ke Alloh kalau kita anak yg berbakti
Wallohu a’lam

Pertanyaan Lanjutan:
berarti kl yg sy tangkep, kl kondisi bentrok gitu.. Bantu org tua lbh didahulukan ya??
Klo sy ga salah, bantu ortu hukumnya wajib sdgkn itikaf adlh sunnah muakad?? Begitukah ustadz??

Jawaban:
Bantu orangtua didahulukan sambil memperbanyak dzikir kepada Alloh dan menyesali berkurangnya waktu i’tikaf.
Bukan menyesal membantu orangtua ya. Berbeda itu..
InsyaAlloh itu jenis penyesalan yg mengundang rahmat Alloh

Tentang Menggunakan Dana yang Berasal dari Bunga Bank (MA3: Pertanyaan)

Pertanyaan:
Tentang menggunakan dana yg berasal dari bunga bank

Misal kita punya uang banyak, terus kita tabungkan di bang. Tentu saja bunganya besar.
Nah, bunga nya itu kita gunakan u/ kegiatan2 sosial (misal beasiswa, santunan, dll)
Asumsi bahwa bank yg tempat kita menabung bukan syariah, tp konvensional. Gmn bang?

Jawaban:
gak bisa akh. Dana haram tak boleh disedekahkan. Dana riba utk kepentingan umum.
Misalnya utk jalan, got, dll

Pertanyaan:
Dana riba u/ beasiswa gmn bang?
*ngasihin beasiswa ke org lain dr bunga

Jawaban:
ya gak boleh akhi
Bayangkan dia nanti kerja karena sekolah yg didanai dana haram, lalu dia memberi makan keluarga dari sumber semacam itu
Menjauhlah dari yg haram
InsyaAlloh aman dunia akhirat

Tentang Janji ( MA3: Pertanyaan)

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum. Mau nanya  tapi maap klo pertanyaannya sepele hehe. Ttg janji:
1. Misalnya duluuuuuu kita pernah janjiin mau nraktir seseorang. Trus gak sempet. Sekarang orangnya udah gak tau kemana. Klo ketemu pun blm tentu saling kenal. Nah ini yg ngejanjiin mau nraktir, hrs gmn? :”
2. Misalnya kita bilang k temen, “lo beliin gw baju deh. Ntar gw beliin lo mobil.” nah si temen udh beliin baju tapi pas kita mau beliin mobil, si temen nolak. Itu kita harus ttp beliin mobil atau gak usah?
Makasih jawabannya dan makasih yg mau jawab 

Jawaban:
Kalau udah janji traktir dan orangnya benar-benar tak bisa terhubungi (padahal ada FB, path, BBM dll), maka sedekahkan sebesar nilai yg dijanjikan dan pahalanya diniatkan utk ybs.
Karena janji sudah seperti nazar.

Pertanyaan:
kl smacam janji sm diru sndiri tp blm terucap jg sm pak?

Jawaban:
Janji minimal 2 orang.
Seseorang menjanjikan sesuatu kepada yg lain ttg sesuatu
Janji melahirkan ikatan
Tapi beda dg akad, kalau janji hanya satu pihak yg aktif. Kalau akad keduanya aktif
Untuk kasus kedua sebenarnya agak aneh. Baiknya jangan pernah berjanji sesuatu yg gak mungkin dilakukan. Tapi kalau memang sudah janji dan tak bisa dipenuhi mintalah maaf dan kerelaan kpd yg dijanjikan
Wallohu a’lam

Tanggapan:
Sebenernya itu contoh mobil agak berlebihan sih haha. Kita yang berjanji sebenernya bisa memenuhi, tapi si yang dijanjiin menolak. Katanya gak usah. Nah kalau seperti itu kewajiban memenuhi janjinya tetap ada atau luruh?

Jawaban:
Selama bisa dipenuhi janjinya maka laksanakan. Kalau tdk bisa ya minta maaf

Hadiah? Suap? THR? (MA3: Pertanyaan)

Tanya:
bagaimana hadiah itu bisa dikatakan suap? Jazakumullah

Jawaban:
Dalton : kalau suap beda cerita, haditsnya jelas:”yang menyuap dan disuap di neraka”

Tanya:
maksudnya, kita tahu kalau itu suap gimana tadz?

Jawaban:
kita yg disuap? ya ditolak saja

Pertanyaan:
siaap semisal THR gitu bisa dikatakan suap ndak tadz?

Jawaban:
THR jelas bukan suap
itu hak pekerja dan diatur UU