Tentang Menjadikan Perempuan Sebagai Pimpinan (MA3: Pertanyaan)

Pertanyaan:
kondisi apa saja yg bisa menjadikan perempuan diangkat sebagai pimpinan?atau emang mutlak tidak boleh memimpin?

Jawaban:
Dalam konteks apa kepemimpinannnya?
Kalau sekedar atasan di kantor atau ketua korps asdos rasanya tdk masalah

Tapi kalau kemudian mjd ulil amri, pemimpin di masyarakat dan mengurusi kebutuhan ummat, mestinyamemiliki beberapa kriteria:

Pertama, basthotan fill ‘ilmi waljism.
Cakap ilmu dan kuat fisiknya. Karena tuntutan kepemimpinan sangatlah kompleks
Rasanya bisa sepakat kalau secara fisik, wanita memiliki keterbatasan.
Ada masanya melahirkan, haid, nifas dll
Belum lagi jika dikaitkan dg kewajiban rumahtangganya

Kedua, hafiizhun ‘aliim
Pandai menjaga dan berilmu.

Ketiga, qowiyyun amiin
Kuat dan amanah
Penjelasannyapanjang. Tapi rasanya bisa dipahami…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s