Waktu adalah Kekayaan Termahal ( MA3 : Tausyiah)

Berikut adalah isi tausyiah yang disampaikan oleh Zakkiya pada Minggu, 14 April 2013:

Mau membagi ilmu dari buku ‘untukmu yang lalai .. Bangkitlah’ karya Khalid Abdul mu’thi

Waktu adalah kekayaan termahal

Para salafussaleh rahimahumullah sangat menghargai waktu, terutama waktu malam dan kesempatan2 yg berharga. Diantara ucapan mereka adalah,”menit2 malam sungguh berharga, janganlah anda mengabaikannya dgn kelalaian”.
Di antara manusia ada yg mampu menjadikan waktunya sebagai alat untuk membeli surga yg luasnya seluas langit dan bumi, berikut bidadari, istana dan segala kenikmatan di dalamnya. Diantara manusia juga ada yg diberi usia panjang tetapi tidak lebih sebagai bahan baka neraka jahanam, nau’udzu billah.

Bunda teresa tidurnya hanya 4 jam sehari. Ketika non muslim ini ditanya tentang hal itu, ia menjawab, “setelah mati, tidak ada pekerjaan selain tidur”
Sekalipun dia memberikan jawaban seperti itu, namun hikmah (ilmu) itu adalah barang hilang milik orang beriman. Dimanapun adanya, seorang mukmin lebih berhak memungutnya.

Orang yg berpendapat bahwa setelah mati ia akan tidur saja, tidurnya hanya 4 jam. Lalu bagaimanakah dgn orang yg mengetahui bahwa di balik kematian ada kuburan, ada penghisaban, ada mizan, ada shirat, ada surga dan neraka. Bamaimanakah orang yg punya keyakinan seperti itu sempat enak tidur?

*bahan renungan tentang watu yang terbuang sia2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s