Muhajirin – Anshor 3 : Tausyiah 8

Berikut adalah isi tausyiah yang disampaikan oleh Taufan pada senin, 1 april 2013:

Ikhlas dalam berjuang

Sahabat seiman,

Adalah Abu Firos, Rabi’ah Bin Ka’ab Al Aslami sahabat yang pernah menjadi pelayan Nabi Saw, dan juga tergolong ahli suffah ia bercerita,
di suatu malam saat dia bermalam bersama Nabi Saw, dia membawakan air untuk wudhu dan hajat Nabi Saw, Lalu Beliau bertanya: apa yang kau minta dariku? Dia menjawab: aku mohon agar tetap menemanimu hingga ke syurga. Nabi bertanya: Apalagi selain itu? Dia jawab: itu saja. Beliau bersabda: bantulah aku atas dirimu dengan memperbanyak sujud!” (H.R. Muslim)

Sahabat seiman,

Tak ada harapan yang diraih tanpa perjuangan. tak semua perjuangan menghasilkan harapan, keikhlasan menjadi kata kuncinya.
Siapa yang tak ingin kelak bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdampingan? Namun tanyakan diri, dapatkah ia berjuang setulus Rabi’ah?

Sahabat seiman,

Lihatlah, banyak memang yang mau berjuang, namun sedikit sekali yang menyertainya dengan keikhlasan. Banyak memang yang berusaha ikhlas, namun sedikit sekali yang lulus ujiannya, khususnya saat peluang kebaikan itu dibuka lapang.

Sahabat seiman,

Andai syurga dapat digapai dengan berpangku tangan mengharap doa dari seseorang, niscaya tak perlu repot lagi Rabi’ah berjuang melayani Nabi bahkan butuh tambahan sujud berkepanjangan.
Mari sambut kembali perjuangan hari ini, selamat beraktivitas!.
Semoga kesuksesan selalu menyertai….
Jangan risaukan hari ini tp risaukan hari akhirat..

Posted from WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s