Muhajirin – Anshor 3 : Tausyiah 13

Berikut adalah tausyiah yang disampaikan oleh Pak Banu Muhammad pada 28 Maret 2013:

Dari Syadad bin Aus r.a., dari Rasulullah
saw., bahwa beliau berkata, “Orang yang
pandai adalah yang menghisab
(mengevaluasi) dirinya sendiri serta
beramal untuk kehidupan sesudah
kematian. Sedangkan orang yang lemah
adalah yang dirinya mengikuti hawa
nafsunya serta berangan-angan terhadap
Allah swt.”
(HR. Imam Turmudzi, ia berkata,
‘Hadits ini adalah hadits hasan’)

—————————————————-

Q: maksudnya “berangan-angan terhadap Allah seperti apa pak?

—————————————————-

Pak Banu Muhammad:
Maksudnya, adalah sebagaimana
dikemukakan oleh Imam Al-Mubarakfuri
dalam Tuhfatul Ahwadzi:
ia (orang yang lemah), bersamaan dengan
lemahnya ketaatannya kepada Allah dan
selalu mengikuti hawa nafsunya, tidak
pernah meminta ampunan kepada Allah,
bahkan selalu berangan-angan bahwa Allah akan mengampuni dosa-dosanya.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s